favicon babbage

Minggu, 05 Juni 2011

Nyamuk Bunuh Nyamuk



Oxitec, sebuah lembaga penelitian asal Oxford, Inggris mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan hasil uji coba dari pelepasan nyamuk jantan yang telah dimodifikasi secara genetik di kepulauan Cayman.

Sebagai informasi, sejak Mei sampai Oktober lalu, Oxitec telah melepaskan nyamuk-nyamuk jantan tiga kali dalam sepekan di kawasan seluas 160 kilometer persegi.

Nyamuk jantan yang sudah dimandulkan secara genetik

Nyamuk jantan yang dilepas itu secara genetik telah dimandulkan. Tujuannya, agar saat mereka kawin dengan nyamuk betina, mereka tidak akan memiliki keturunan, sehingga populasi nyamuk akan berkurang.

Ternyata, dari uji coba yang dilakukan, pada Agustus lalu, jumlah nyamuk di kawasan tersebut turun 80 persen. Peneliti berharap, penurunan populasi nyamuk ini akan mengurangi pula kasus demam berdarah.

Seperti dikutip dari PopSci, berhubung hanya nyamuk betina yang menggigit manusia dan menularkan penyakit seperti demam berdarah, peneliti Inggris tersebut memprediksi, jika nyamuk jantan disterilkan secara genetik dan disebar, langkah itu akan efektif menurunkan populasi.

Meski banyak ilmuwan dan pecinta lingkungan yang keberatan atas langkah pemusnahan nyamuk karena khawatir akan mengganggu spesies lain yang bergantung pada nyamuk, Oxitec memastikan bahwa gen pemandul tersebut tidak akan menurun pada generasi penerus si nyamuk. Dengan demikian, metode ini tidak memiliki dampak permanen terhadap ekologi.

Disebutkan, nyamuk jantan itu akan berfungsi layaknya insektisida yang mengurangi angka nyamuk secara sementara, akan tetapi tanpa efek buruk seperti insektisida berbasis zat kimia beracun.

Nyamuk jantan mandul ini juga lebih efektif untuk menumpas serangga yang telah mengembangkan kekebalan tubuh terhadap pestisida yang sudah sering digunakan.

Di kawasan di mana populasi nyamuk sedang meledak, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk seperti demam berdarah, sakit kuning, dan malaria ikut melonjak.

Menurunkan populasi nyamuk secara dramatis secara sementara dapat mengurangi jumlah kematian dan menyediakan waktu yang cukup untuk memberikan vaksinasi atau memberikan perawatan pada populasi manusia di kawasan tersebut.

Dengan naiknya angka kematian yang disebabkan oleh nyamuk, mencapai 2 juta kematian dari 700 juta orang yang terkena penyakit yang disebarkan nyamuk, temuan ini memberikan secercah harapan terhadap solusi yang selama ini dicari-cari.

Yakni cara mengatasi nyamuk tanpa merusak lingkungan dengan menggunakan racun berbahan kimia.

Sumber :
hs - teknologi.vivanews.com 








Binatang-Binatang Yang Panjang Umur

5. Tuatara (111 Tahun)

Hidup panjang umur dan sehat adalah impian banyak orang. Ketika banyak orang bermimpi seperti itu, ternyata ada beberapa binatang yang umurnya seringkali melebihi manusia yang rata rata berumur sampai dengan 65 tahun.
Tuatara berasal dari bahasa Selandia Baru. Kedua spesies Tuatara ditemukan hidup saat ini dianggap dinosaurus hidup karena mereka telah berkembang di bumi untuk 200 juta tahun. Mereka juga salah satu vertebrata yang terpanjang umurnya di bumi, baik sebagai spesies dan sebagai individu. Seekor Tuatara di sebuah kebun binatang baru baru ini bertelur pada saat berumur 111 tahun.

4. Geoduck (160 Tahun )




Mereka Bukan Bebek.... dan tidak! mereka tidak ada kaitannya dengan pelajaran Geografi manapun....bahkan nyatanya mereka terlihat seperti makhluk dari angkasa luar....

Ilmu Biologis modern mengklasifikasikan binatang ini sebagai SALTWATER CLAMS (Kerang Laut )
Binatang ini bisa mempunyai "SIPHON" atau Leher sampai sepanjang 2 METER!!!
NAMA Sebenarnya ialah GOOEY-Duck (Gooey= lembut berlendir / lengket)
lalu di artikan lagi sebagai GWEEDUC (bahasa Native orang amrik) yang artinya "DIG DEEP" dan juga nama lainnya "ELEPHANT TRUNK CLAM" (karena bentuknya yang mirip congor gajah...)
Masa hidup hewan ini terbilang lama... dan mereka biasanya terhindar dari predator karena mereka mengubur diri mereka sangat dalam di dalam pasir.
Tapi setelah mereka mengubur diri mereka.... Geoduck akan tetap berada di tempat itu sampai mati....
Spesies kerang air laut ini memiliki masa hidup minimum 160 tahun. Mereka memiliki leher panjang 1m. Terlihat ketika keluar dari cangkangnya.

Kamis, 24 Maret 2011

5 Cara Menghindari Operasi Caesar yang Tak Diperlukan

5 Cara Menghindari Operasi Caesar yang Tak Diperlukan

Melahirkan caesar sebaiknya dilakukan jika ada gangguan medis yang mibahayakan. Tapi banyak ibu hamil yang melahirkan secara caesar tanpa ada alasan medis. Sebenarnya ada cara menghindari caesar.

Jumlah ibu hamil yang melahirkan secara caesar siakin meningkat, tapi beberapa diantaranya sebenarnya bisa melahirkan secara normal. Karena itu ada beberapa kondisi yang bisa dilakukan untuk mencegah caesar yang tak dibutuhkan.

Operasi caesar dilakukan jika berisiko terhadap ibu dan bayi misalnya terjadi infeksi, perdarahan, ada penyakit tertentu atau bayi miiliki masalah seperti terlilit tali pusat, gangguan pernapasan atau masalah pada plasentanya.

Seperti dikutip dari CNN, Jumat (23/7/2010) ada beberapa cara yang bisa diakukan untuk menghindari operasi caesar yang tak dibutuhkan, yaitu:

1. Jangan melakukan induksi kecuali miang diperlukan secara medis.
Beberapa penelitian telah menunjukkan menginduksi proses persalinan cenderung mengarah ke operasi caesar.

Dr Michael Klein dari University of British Columbia yang mipelajari tentang caesar menuturkan sebanyak 44 persen peripuan yang diinduksi berakhir dengan operasi caesar. Karena merangsang seorang peripuan saat leher rahim belum siap dapat mengakibatkan proses persalinan tidak produktif sehingga mengharuskan seseorang untuk menjalani operasi caesar.

2. Tetaplah di rumah hingga mencapai pibukaan 3
Menunggu proses persalinan di rumah hingga pibukaan tiga bisa mibantu mencegah kelahiran caesar.

Dr Elliot Main, direktur obstetri dari Sutter Health di California menuturkan tidak ada orang yang suka berada di rumah sakit untuk waktu yang terlalu lama, sehingga bisa menimbulkan kegelisahan yang dapat miperlambat proses persalinan. Karena itu tak ada salahnya untuk menunggu sientara di rumah.